Follow Us @soratemplates

Kamis, 04 Oktober 2018

T10H Level11 #15

Oktober 04, 2018 0 Comments
Karawang, 4 Oktober 2018

Malam ini bunda memutarkan video pencegahan terjadi nya kekerasa seksual. Diawali dengan jika ada yg memberi permen dari orang yg tidak di kenal dan tidak ada ayah & bunda "tidak boleh yaa, jangan mau" dan jika ada yang memegang badan, dada, alat kelamin, pantat tidak boleh yaa.. Langsung teriak dan larii..

Entah mengapa setelah melihat video itu zhafran malah nangis 🙈. Apa karena isi video nya yang terkesan menakut - nakuti atau apa yaa padahal isi video nya gambar anak anak dan dengan kata pengantar yang sederhana dan bahasa anak anak. Aduuhh, niat hati untuk memberi tahu zhafran jika ada orang asing yg seperti itu zhafran harus teriak dan lari eh malah zhafran nangis 😂.

Setelah tenang, bunda coba tanya kenapa zhafran nangis. Jawab nya takut, takut ada orang kayak gitu 😅😅.




#BundaSayang
#FitrahSeksualitas
#GameLevel11

Rabu, 03 Oktober 2018

T10H Level11 #14 - Rasa Malu

Oktober 03, 2018 0 Comments
Karawang, 3 Oktober 2018

Pulang kerja, bunda melihat zhafran sedang mandi di garasi. Sudah 2 hari kemarin & hari ini zhafran tidak mandi di kamar mandi 😥

Entah bagaimana awal nya, zhafran asik main air si garasi sambil merendam di bak mandi nya. Bunda berusaha mengajak zhafran untuk udahan mandi nya tapi tidak mau. Ok bunda coba ajak zhafran ngobrol. Sambil bunda menjelaskan maluu kalo mandi di luar, orang lain liat zhafran gak pake baju.. Bunda juga bilang besok mandi nya di kamar mandi yaa.. Zhafran gak boleh keluar rumah kalau gak pake baju.

Duh ini PR banget ini menguatkan rasa malu untuk zhafran.. Kadang nenek nya zhafran yang meberikan toleransi "ah gak apa2 nama masih anak2" 😭😭
Seperti nya yang harus bunda kasih pengertian pertama adalah nenek zhafran, karena dlm hal ini perlakuan bunda & nenek ke zhafran sangat berbanding terbalik. 😪

Bismillah, lebih semangat lagi untuk menumbuhkan fitrah seksualitas pada  zhafran.





#BundaSayang
#FitrahSeksualitas
#GameLevel11

Selasa, 02 Oktober 2018

T10H Level11 #13 - Afun & Afin (laki2 & perempuan)

Oktober 02, 2018 0 Comments
Karawang, 2 Oktober 2018

Malam ini bunda bercerita tentang jenis kelamin ke zhafran menggunakan media boneka tangan. Boneka tangan ini bernama afun (laki laki)  & afin (perempuan). Bunda menjalaskan kalau afun itu laki - laki pakai peci & sarung kalau sholat, Seperti ayah & zhafran. Kalsu afin itu perempuan pakai kerudung seperti mbun. 

Kalau perempuan itu cantiik, laki laki ganteng.. 
Cantik kayak siapa zhaf? "mbuunn" jawab zhafran.
Kalau ganteng kayak siapa?  "afaaan" jawab zhafran sambil kegirangan 😂😂






#BundaSayang
#FitrahSeksualitas
#GameLevel11

Senin, 01 Oktober 2018

T01H Level 11 #12 - Masa Pubertas

Oktober 01, 2018 0 Comments
Karawang, 1 Oktober 2018

Kelompok 2 adalah kelompok terakhir yg presentasi dan mengangkat tema "masa pubertas"
Masa pubertas ini adalah fase yang akan dilewati anak anak kita dimana anak kita melewati masa kanak kanak nya dan ditandai dengan perubahan perubahan baik secara fisik ataupun psikis.

Berikut Perubahan jiwa pada masa pubertas adalah sebagai berikut:

🌷️Emosi tidak stabil
mengalami sikap ketidak-tenangan, tidak seimbang dan menunjukkan sifat yang bertentangan

🌷Rasa ingin tahu yg besar

🌷Mulai mencari jatidiri

🌷Mencari pergaulan di luar keluarga

🌷Tidak ingin bergantung pada orang tua usaha melepaskan diri dari ikatan keluarga

🌷Mulai tertarik lawan jenis, kepribadian tumbuh dan mulai meneliti hidupnya.

Agar anak anak kita melewati masa pubertas ini dengan benar tentunya peran orang tua yg sangat penting dimulai dari pendidikan agama dan moral, penjelasan tentang perubahan perubahan yang akan terjadi pada tubuh nya. Agar anak tidak mencari info yg "salah" orang tua lah yang harus menjadi sahabat nya kelak. Karena usia pubertas ini usia remaja yang mencari jati diri dimana dibutuhkan nya sahabat utk bercerita dll. Dengan itu orang tua haruslah bisa berkomunikasi yang baik dan menyenangkan untuk anak nya.







#BundaSayang
#FitrahSeksualitas
#GameLevel11

Family Camp 2108 - Family Strategic Planning

Oktober 01, 2018 0 Comments
FAMILY CAMP 2018 : BELANJA IDE, BERJEJARING, DAN KOLABORASI
21 - 23 September 2018


Family Camp 2018 berakhir sudah. Namun, rasa kebersamaan masih tetap menempel di hati. Suka cita terasa begitu mendalam. Tawa bahagia senantiasa mengiringi detik demi detik petualangan kami. Camp selama tiga hari dua malam bersama ahli di Kinasih Resort & Conference.

Tema Family Strategic Planning menjadi bahasan inti selama Family Camp. Ibu Septi Peni dan Bapak Dodik Mariyanto menjelaskan kepada kami, bagaimana sebuah keluarga merancang rencana strategisnya sebagai pegangan dalam mengoptimalkan peran hidup keluarga. Mulai dari merumuskan tujuan, bisa dibuat per satu tahun atau lebih. Kemudian mengamati dan mencatat, kekuatan apa saja yang telah dilimpahkan pada masing-masing anggota keluarga sebagai starting point. Lalu, merumuskan peran hidup keluarga, core value tiap keluarga, bekal yang harus dipersiapkan, support system, dan aturan main saat badai datang. Poin-poin perencanaan strategis ini, bisa menjadi acuan bagi keluarga. Namun, perlu diingat bahwa kekuatan dan gen tiap keluarga berbeda-beda. Setiap keluarga memiliki limpahan karunia uniknya masing-masing. Jadi, keunikan inilah yang perlu digali kemudian dirumuskan dalam perencanaan strategis masing-masing keluarga.

Saat Family Camp ini, kami banyak bertemu dengan keunikan-keunikan keluarga. Mulai dari keluarga yang kuat di sisi kerapihan, keluarga yang fokus menjadi penulis, dan berbagai keunikan keluarga lainnya. Kami bisa gali dan dapatkan sisi keunikan ini di saat diskusi bersama  maupun ketika cangkrukan keluarga. Ide-ide banyak muncul dan bertebaran di sesi ini. Saatnya kami saling menginspirasi dan belanja ide. Hal positif yang sesuai, bisa dijadikan referensi untuk gerak langkah keluarga kami masing-masing.

Keseruan camp ini berlanjut dengan sesi Class for Friends yang dimeriahkan oleh enam keluarga. Ada sharing bersama keluarga Fadli Rahman tentang Metode Kompos Osaki, lanjut dengan sharing Membuat Buku Cerita Kolaborasi Ibu Anak bersama Rumaceri. Kemudian ada keluarga Prima Hafuza dengan cerita serunya tentang Hasanah Center, memberdayakan keluarga sekitar rumah dengan program jahit dan baking. AHA team pun memeriahkan sesi Class for Friends dengan sharing Metode Konmari. Sesi ini sangat seru,  hingga larut malam kami masih membahasnya. Ada juga sesi Belajar Rajut Kresek dari keluarga Gina. Sesi Berbagi Pengetahuan bersama Yoga dan Putri. Meski terjadi hujan lebat saat agenda Class for Friends ini, tidak menurunkan semangat  para keluarga untuk tetap menyimak dan merespon hingga sesi ini berakhir.

Tak kalah seru adalah kegiatan untuk anak-anak. Ketika orang tua terlibat dalam diskusi seru, anak-anak pun berkegiatan bersama tim outbond dari Kinasih. Malam hari, mereka menggambar bersama di atas kain panjang. Anak-anak dipersilakan menuangkan idenya di atas kain menggunakan cat yang telah disediakan. Pagi harinya, anak-anak hiking keliling area Kinasih. Bertemu rusa, ikan, dan pohon ara. Menikmati udara segar yang berhembus di sekitaran area camp. Beranjak siang, anak-anak diajak turun ke area yang lebih rendah dari tempat tenda berdiri. Di sana sudah tersedia lahan untuk tanam padi dan tangkap ikan. Saat tangkap ikan, anak-anak begitu antusias. Merasakan perjuangan untuk menangkap ikan itu butuh tenaga dan teknik tersendiri. Tidak langsung sekali jadi. Seru sekali. Apalagi sekalian basah-basah main air. Asyiiik. Selain kegiatan green education, sesi seru lainnya adalah ketika cangkrukan ala anak-anak. Mereka mencari ide sendiri, permainan apa yang menyenangkan bagi mereka. Main bola, tangkap belalang, ngobrol santai, lari-larian, dan berenang. Khusus untuk berenang, anak-anak bisa melakukannya lebih dari dua kali.

Di hari ketiga, kami semua berkumpul di lapangan dekat tenda. Tim outbond Kinasih sudah siap dengan serangkaian permainan dalam sesi Family Fun Games. Dimulai dengan pemanasan senam Maumere. Lalu berlanjut dengan permainan memecahkan plastik. Setelah itu memasukkan bola ping pong ke dalam lubang menggunakan bambu dengan cara estafet. Terakhir, memecah balon yang diikat di kaki masing-masing. Permainan ini mampu memacu adrenalin kami. Keseruannya bisa menyuntik energi positif kami.

Tiga hari dua malam terasa begitu cepat. Kami belum puas untuk belanja ide dan berjejaring dengan keluarga-keluarga yang ada. Masih banyak yang perlu digali dari keunikan keluarga masing-masing. Kami perlu melanjutkan sesi-sesi cangkrukan keluarga setelah kegiatan ini. Saling berbagi ilmu, pengalaman, dan keterampilan supaya kolaborasi apik keluarga ini bisa terwujud.

Terima kasih untuk semua pihak yang telah berpartisipasi dalam Family Camp 2018. IP Jakarta terutama leader dan  tim online yang sudah mendukung kami dengan promosi sosial media yang begitu gencar, Padepokan Margosari atas waktu dan kesempatannya berbagi ilmu dan pengalaman, Kinasih Resort & Conference beserta tim outbond yang telah menyediakan tempat dan fasilitas nyaman serta memuaskan.
Empat personil pelaksana, ada mbak Gina, mbak Yesi, mbak Trisa, dan Diyah atas kerja sama, saling mendukung, dan melengkapi dari awal hingga akhir. Family Camp 2018 bisa terlaksana lancar karena gerak kita bersama.
Seluruh peserta bersama  keluarganya yang penuh semangat mengikuti setiap sesi demi sesi. Memeriahkan setiap detik petualangan ini.

Komunikasi - Training Intermediate

Sudah masuk ke tantangan ketiga di Training Intermediate - A Home Team. Pekan ini materi nya tentang komunikasi, wah salahsatu tantangan ban...