Follow Us @soratemplates

Tampilkan postingan dengan label Griya Piwulang HaDe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Griya Piwulang HaDe. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Februari 2020

Anger Management

Februari 12, 2020 0 Comments
Karawang, 9 Februari 2020

Masha allah tabarakallah, untuk hari ini yang luar biasa..
Maka nikmat tuhan yang mana yg kau dustakan..

Bisa ikut ws anger management ini merupakan bagian mind map aku untuk tema belajar tahun ini yaitu ^Parenting Embun penyejuk^.

Ya, aku butuh ilmu ini..
Setelah menulis mind map beberapa minggu yang lalu dan di pertemukan dgn flyer acara ini di fb, seperti menemukan jalan nya untuk memenuhi agenda belajar ku untuk managemen emosi ini.

Terimakasih ya kakang mas Heroe Respati yang selalu setia support, tak pernah lelah utk selalu dukung kemauan istri nya ini 😁. Terimakasih udah setengah harian ini ngasuh zhafran 😘.

💗💗💗💗💗💗💗💗💗

Kebiasaan dari kita ini MENGALIHKAN emosi negativ (marah) bukan MENGALIRKAN nya.
Maka amarah itu jika tidak dialirkan akan terus menumpuk dalam diri dan suatu saat nanti akan terus jadi bom waktu.
Marah itu harus dialirkan di waktu dan tempat yang tepat.

Bismillah,
Deka yang penuh semangat yuks bangkit dan maafkan semua kisah masa lalu yang telah membuat hati terluka.

Purwakarta, 9 Februari 2020
Ditulis di dalam mobil travel, perjalanan pwk - karawang ☺

Jumat, 17 Mei 2019

Tentang Arti Pejuangan

Mei 17, 2019 0 Comments
Karawang, 17 Mei 2019
12 Ramadhan 1440 H

Tulisan ini di buat ketika hati merasa kecewa. Tanggal 15 Mei 2019 mendapat kabar kalau proposal kegiatan "Ngabuburit Bareng GPH" tidak di ACC oleh kepala desa. Hari ini 17 Mei mencoba mengajukan proposal ke kantor kelurahan karawang wetan, dannn di tolak juga wkwkwk...

Tapi setidak nya ada pencerahan kenapa gak bisa bantu yang seperti aku harapkan. hmmm, baru tahu juga sih kalau desa dan kelurahan itu beda mulai dari struktur dan anggaran nya juga beda. 

Kembali menata hati dari kekecewaan ini, di bulan ramadhan hati ini di uji, apakah bisa sabar? 
lalu, langsung ingat beberapa teman dan tokoh tokoh, motivator yang sudah berhasil sekarang betapa mereka juga pernah di tolak dan di pandang sebelah mata bahkan mungkin lebih dari yang aku alami sekarang.

Tidak semua yang kita anggap baik itu di terima oleh semua orang
Tetap semangat menebar "benih kebaikan"
Karena semua teman teman yang telah merasakan "buah" dari benih kebaikan tersebut pasti telah melewati tempaan
Di tolak, di pandang sebelah mata..
mungkin telah di lewati denga banyak air mata dan kekecewaan

Tapi,
Teruslah bergerak
Teruslah bertindak
Teruslah menebar kebaikan itu

In sya Allah segala benih kebaikan yang telah kita tanam akan berbuah manis
Tetap semangat menebar kabaikan

Kamis, 04 April 2019

Konferensi Ibu Profesional 2019 - Bincang Bernas_GPH

April 04, 2019 0 Comments

Bismillahirrohmanirrohiim, 1 Januari 2018 Launching A Home Team keluarga kami yaitu "Griya Piwulang Hade" atau kami singkat GPH yang artinya Griya Piwulang --> Rumah Belajar (bahasa jawa), HaDe --> Hade bisa berarti baik, bagus (bahasa sunda) bisa juga diartikan inisial saya dan suami (Heru - Dede)

Adapun tujuan kami membangun Griya Piwulang Hade adalah untuk menguatkan keluarga kami untuk terus belajar di universitas kehidupan ini. Dan GPH akan concern dalam bidang parenting dan anak anak. Karena saya sadar, menjadi Ibu Rumah Tangga itu tidak ada sekolah nya, tapi untuk mendidik dan membersamai anak anak tentu membutuhkan ilmu.

Selain parenting, GPH juga akan concern terhadap anak anak. Sudah menjadi pemandangan biasa rasa nya mulai dari bayi sampai anak anak sudah diberikan gadget oleh orang tua nya, anak usia 1 tahun sudah mengerti "youtube" karena dari bayi sudah terbiasa diberikan tontonan video / film anak anak lewat HP orang tua nya. Akan menjadi masalah apabila hal ini dibiarkan, kenapa? ada beberapa efek negatif yang dapat terjadi bila orang tua memberikan gadget untuk anak usia balita yang sedang dalam masa perkembangan.

Atas dasar itu, kami tergerak untuk melakukan kegiatan kegiatan parenting dan bermain bersama anak anak. Melalui GPH ini, in sya Allah mimpi kami adalah:

  • Mengadakan kegiatan parenting untuk warga sekitar minimal 1 tahun 1 kali.
  • Mengadakan kegiatan bermain bersama anak anak, seperti mendongeng, menggambar, berkreasi, dll minimal 1 tahun 2 kali.
Bismillah, resolusi 2018 keluarga kami "Griya Piwulang HaDe", Rumah Parenting, Rumah Ramah Anak.

Itu adalah secuil kisah awal mula dibentuk nya GPH, dan selama tahun 2018 sampai sekarang ada beberapa kegiatan yang telah kami laksanakan yaitu:

1.           14 Januari 2018
Bincang Parenting "Komunikasi Yang Baik Dan Menyenangkan Dalam Pengasuhan"
Dalam kegiatan ini kami mengundang mbak ummi sebagai narasumber. Latar belakang diadakan acara ini adalah masih banyak orang tua yang berkata kasar, membentak, dan mencaci maki pada anak nya sendiri. Dan tujuan nya mengajak ibu ibu di kampung untuk belajar bersama bagaimana komunikasi yang baik dan menyenangkan pada anak. Acara ini dihadiri kurang lebih 15 orang, “aliran rasa” dari teman-teman yang mengikuti kegiatan ini banyak yang menyadari bahwa selama ini cara berkomunikasi dengan anak masih banyak yang keliru. Semoga dengan mengikuti kegiatan ini bisa sedikit demi sedikit merubah cara berkomunikasi dengan anak.
Foto kegiatan : Disini

2.           25 Februari 2018
Dolanan Bareng Zhafran “Mendongeng”
Kegiatan ini bentuk dari berbagi HaDe’s Family karena pada 27 Januari 2018 ikut kegiatan yang diselenggarakan oleh Ibu Profesional Karawang yaitu “The Miracle Of Storytelling”. Kami ingin setiap ilmu yang telah didapat itu bisa berbagi untuk lingkungan sekitar. Dan bentuk kegiatan nya adalah bunda dan zhafran mendongeng untuk teman-teman zhafran. Sebelum nya kami menjelaskan terlebih dahulu apa saja manfaat mendongeng. Alhamdulillah respon dari tetangga positif, semoga bisa bermanfaat sedikit tips mendongeng ala HaDe’s Family.

3.           25 Maret 2018
Bincang Parenting “Mengenali dan Mengatasi Kecanduan Anak Pada Internet, Pornografi dan Game Online”
Kegiatan ini juga bentuk dari berbagi kami karena pada tanggal 3 maret kami diberi kesempatan untuk mengikuti acara seminar parenting ibu Elly Risman. Betapa ngeri nya hasil dari penelitian ibu elly dan team bahwa banyak anak-anak yang kecanduan pornografi dan awal nya terpapar lewat games. Harapan nya sedikit sharing dari kami dapat mengajak para orang tua untuk lebih peduli dan hati-hati apabila memberi anak kita hp ataupun tontonan dan games harus didampingi.
Foto Kegiatan : Disini

Selasa, 12 Maret 2019

Keseruan di Board Game Land, Salatiga 9 - 10 Maret

Maret 12, 2019 0 Comments

Karawang, 11 Maret 2019

Alhamdulillah 9 - 10 Maret 2019 kemarin HaDe's Family diberi kesempatan untuk bisa ikut event padepokan margosari yaitu Board Game Land. Event ini merupakan bagian dari rangkaian acara resepsi nya mbak enes (putri pertama bu septi dan pak dodik). Hari pertama acara di mulai jam 9 pagi disini ada materi tentang pengenalan board game.

Bermain bersama keluarga adalah hal yang sangat berharga, tidak hanya bagi anak tetapi juga bagi orang tua. Ditengah menjamur nya game online, board game bisa menjadi salahsatu alternatif permainan yang dapat di gunakan untuk keluarga.
  • Apa itu board game?
Board game adalah permainan yang dimainkan oleh dua orang atau lebih, berupa papan permainan yang telah di desain sedemikian rupa sesuai jenis permainan, board game bisa menggunakan koin, dadu, pion, kartu atau semacamnya yang digunakan dengan cara tertentu, sesuai dengan peraturan tiap-tiap jenis board game.

Board game adalah jenis permainan yang memiliki keunikan tersendiri dan mempunyai pengaruh kuat atas perkembangan jiwa dan mental anak-anak.

  • Beberapa keuntungan board games
1. Board game merupakan permainan yang penuh dengan aturan. Anak-anak diajarkan untuk disiplin, mentaati peraturan dan berprilaku jujur.

2. Board game biasanya dimainkan lebih dari satu pemain. Sehingga secara tidak langsung telah mengajarkan anak-anak untuk berinteraksi sosial, bekerja sama, bernegosiasi dan bermain peran.

3. Hampir seluruh permainan board game mengasah otak, sehingga bagus untuk melatih konsentrasi dan daya ingat, memecahkan masalah, berpikir kreatif, kritis, berstrategi, dan mengambil keputusan.

4. Setiap perbuatan manusia pasti ada pengaruh dan akibatnya, baik langsung maupun tidak langsung. Permainan board game dapat melatih kemampuan dan ketepatan pengambilan keputusan. Permainan ini dapat menjadi simulasi atau latihan bagi anak-anak terutama dalam hal pengambilan keputusan di saat sulit dan penuh tekanan.


  • Bagaimana cara memilih board game untuk anak anak?
1. Perhatikan umur anak yang akan ikut bermain
2. Pilih permainan sesuai usia pemain termuda
3. Batas minimal usia pemain dapat dilihat di kotak board game.
4. Pilih yang bisa selesai dimainkan dalam waktu singkat
5. Untuk pemain pemula berikan board game yang cepat selesai dan memiliki replaybility tinggi
6. Apabila anak sudah tertarik bisa dipilih board game dengan waktu bermain lebih lama.

Keseruan bermain board game
Keseruan bermain board game

Selasa, 15 Mei 2018

Ngobrol Pendidikan Bareng Ibu Septi Peni

Mei 15, 2018 0 Comments


Alhamdulillah diberi kesempatan untuk ikut belajar bersama ibu septi dalam acara "Ngobrol Pendidikan, 24 Jam Lebih Dekat Bersama Septi Peni"

Waaaw, membaca judul nya saja langsung mupeng "aahh pengen ikut" 😂😂. Ok, langsung ijin kakang mas (baca: suami) daaan alhamdulillah kakang mas langsung acc hihihi.

Sesi istimewa hanya untuk 15 orang perempuan indonesia. Ya, 15 peserta terpilih yang hadir dari segala pelosok penjuru indonesia. Mulai dari Kalimantan selatan, Kalimantan utara, Lampung, Karawang, Purwodadi, Jogja, Solo, Semarang, Purwokerto dan Salatiga.

Hari pertama, 12 Mei 2018 acara dimulai pukul 10.00. Diawali dengan sambutan mbak enes selaku ketua pimpro. Lalu mengisi First Impression, dan di meja sudah tersedia jamu sebagai welcome drink, selanjut nya kita sarapan nasi jagung, urap, peyek dan sambal, sambil ngobrol tipis tipis bareng ibu septi sebagai pembuka. Selesai sarapan kami pindah ke sanggar untuk mulai acara nya.

Kamis, 01 Februari 2018

Sabtu, 20 Januari 2018

Family Project - Bincang Parenting (GPH)

Januari 20, 2018 2 Comments

Bismillahirrohmanirrohiim,

Kalau ditanya Sudah berbuat kebaikan apa di tahun 2017 kemarin? Sudahkah diri ini atau keluarga ini bermanfaat bagi sesama?

Ya, pertanyaan itu sangat mendasar untuk membuat resolusi 2018 keluarga kami. Griya Piwulang HaDe (GPH) resmi launching 1 Januari 2018, Profil GPH klik disini.

Dan kegiatan pertama GPH adalah Bincang Parenting dengan tema "Komunikasi Yang Baik Dan Menyenangkan Dalam Pengasuhan" Kenapa memilih bincang parenting dan memilih tema itu? Karena sedih sekali di kampung ku masih banyak orang tua yang membentak, dan mencaci maki anak nya sendiri. Dan kami sadar, kalaupun kami sudah bertutur kata lembut dan sedemikian rupa kami memprotek zhafran, tidak akan berhasil jika lingkungan sekitar masih seperti itu, karena zhafran pasti akan melihat dan meniru teman teman nya. Untuk itu saya dan suami mengadakan kegiatan ini dengan harapan mampu mengajak ibu ibu di kampung untuk belajar bersama bagaimana komunikasi yang baik pada anak.

Dan saya simpulkan sebagai berikut:

  • Latar belakang :

Masih banyak orang tua yang berkata kasar, membentak, dan mencaci maki pada anak nya sendiri.

  • Tujuan :

Mengajak ibu ibu di kampung untuk belajar bersama bagaimana komunikasi yang baik dan menyenangkan pada anak. 

  • Perencanaan :

- Mendata dan mengajak teman teman ibu muda di kampung untuk mengikuti kegiatan ini.

- Survey atau "test pasar" bagaimana tanggapan jika di adakan kegiatan ini. 

- Membuat flyer dan di post di Facebook.

  • Pelaksanaan :

Kami putuskan untuk melaksanakan kegiatan ini ahad, 15 Januari 2018. Karena ini family project, alhamdulillah support dari suami dan zhafran luar biasa. Hari jumat H-2, suami sudah menanyakan persiapan untuk snack, infokus dll. Dan langsung bagi tugas, karena kebetulan suami kerja masuk malam jadi pembagian tugas nya, minggu pagi pulang kerja kakang mas mampir ke lapangan karang pawitan untuk mengambil infokus di teh rahma, saya dan zhafran ambil snack. Begitu sampai rumah langsung bungkus bungkusin snack, zhafran senang sekali bisa ikut membantu bunda nya. Untuk foto kegiatan bisa di lihat di Facebook

  • Evaluasi

Walaupun sempat down di awal awal sebelum acara di mulai,  karena banyak teman teman yang mendaftar lalu kemudian cancel karena ada acara lain, tapi alhamdulillah acara berjalan lancar, dan respon dari teman teman yang ikut sangat luar biasa.













A Home Team - Griya Piwulang HaDe

Januari 20, 2018 0 Comments
Bismillahirrohmanirrohiim, 1 Januari 2018 Launching A Home Team keluarga kami yaitu "Griya Piwulang Hade" atau kami singkat GPH yang artinya Griya Piwulang --> Rumah Belajar (bahasa jawa), HaDe --> Hade bisa berarti baik, bagus (bahasa sunda) bisa juga di artikan inisial saya dan suami (Heru - Dede) 😁

Adapun tujuan kami membangun Griya Piwulang Hade adalah untuk menguatkan kelurga kami untuk terus belajar di universitas kehidupan ini. Dan GPH akan concern dalam bidang parenting dan anak anak. Karena saya sadar, menjadi Ibu Rumah Tangga itu tidak ada sekolah nya, tapi untuk mendidik dan membersamai anak anak tentu membutuhkan ilmu. 

Sekilas akan saya bahas apa itu parenting?

Pengertian Parenting

Secara sederhana yang dimaksud dengan parenting adalah suatu upaya pendidikan yang dilakukan oleh keluarga dengan memanfaatkan sumber yang ada di dalam keluarga dan lingkungan yang di sekitar berupa kegiatana belajar yang dilakukan secara mandiri.

Proses parenting dilakukan secara berkelanjutan antara orang tua dan anak-anaknya berupa beragam aktivitas keseharian, seperti: memberi makan, memberi petunjuk dan melindungi anak saat ia tumbuh dan berkembang.

Tujuan Parenting
Keluarga merupakan unit sosial terkecil di masyarakat yang dibentuk atas dasar adanya komitmen untuk mewujudkan fungsi keluarga, terutama fungsi sosial dan pendidikan. Tujuan pengembangan program parenting yaitu, meningkatkan keterampilan dan pengetahuan orang tua dalam hal mengasuh, merawat dan memberikan pendidikan di dalam keluarga dengan landasan pembentukan karakter yang baik.


Selain parenting, GPH juga akan concern terhadap anak anak. Sudah menjadi pemandangan biasa rasa nya mulai dari bayi sampai anak anak sudah diberikan gadget oleh orang tua nya, anak usia 1 tahun sudah mengerti "youtube" karena dari bayi sudah terbiasa diberikan tontonan video / film anak anak lewat HP orang tua nya. Akan menjadi masalah apabila hal ini dibiarkan, kenapa? ada beberapa efek negatif yang dapat terjadi bila orang tua memberikan tablet untuk anak usia balita yang sedang dalam masa perkembangan.

1. Gangguan tidur
Anak dapat mengalami susah tidur atau kualitas tidur yang kurang baik bila sebelum waktu tidur ia menonton TV, membaca cerita lewat aplikasi e-Book di tablet, bermain video games. Ini dapat terjadi karena cahaya yang dipancarkan dari layar gadget elektronik tersebut yang membuat anak sulit untuk tidur. Jadi pikirkanlah matang-matang sebelum membelikan tablet untuk anak.

2. Keterlambatan bicara
Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Pediatrics, sangat disarankan agar anak berusia di bawah 2 tahun tidak diberikan “screen time” atau ekspos pada layar dari gadget elektronik karena dapat mengakibatkan keterlambatan bicara dan gangguan tidur. Penelitian lain juga menyingkap bahwa TV berpengaruh dalam “talk time” atau waktu bicara berkualitas antara orang tua dan anak, di mana sangat penting bagi perkembangan bahasa anak.

3. Sikap pasif
Sikap pasif ini maksudnya anak kurang bergairah untuk melakukan aktivitas fisik seperti berjalan, berlari, bermain puzzle. Dengan bermain tablet, anak berhadapan dengan layar yang disentuh sesuai dengan petunjuk interaktif. Namun kurangnya stimulasi sebanyak anak dapat memegang langsung benda konkrit seperti bola atau puzzle, membuat anak cenderung lebih pasif. Sedangkan anak terutama batita yang kemampuan kognitifnya sedang berkembang dapat distimulasi lewat sensori dengan cara memegang, menyentuh, mencium, melihat serta mendengar. Anak lebih membutuhkan objek konkret daripada lewat layar dalam proses belajar dan perkembangan kognitifnya.

4. Sulit konsentrasi
Efek jangka panjang dari tablet untuk anak, dan gadget elektronik lainnya untuk anak balita adalah sulitnya berkonsentrasi terutama dalam belajar. Perhatian anak semakin singkat terhadap suatu hal atau tugas yang dikerjakan. Ini dapat terjadi karena kinerja otak yang sering berpindah tugas (switching tasks) dengan cepat.

5. Radiasi

Sebuah studi menyatakan bahwa otak anak yang berusia 5 tahun memiliki tulang tengkorak yang lebih tipis dan lebih banyak cairan daripada orang dewasa. Jadi kepala anak dapat menyerap radiasi sepuluh kali lebih banyak daripada orang dewasa. Jadi dapat dibayangkan bagaimana bayi dan batita yang berusia lebih muda dengan resiko yang lebih besar apabila terpapar radiasi dari gadget elektronik.

6. Kecanduan tablet

Di Inggris, anak berusia 4 tahun didiagnosa kecanduan Ipad, bahkan dalam satu hari ia dapat menghabiskan 4 jam dengan Ipadnya. Jadi setiap kali orangtuanya mengambil Ipad-nya, ia akan menangis hebat dan stress. Begitu besar daya tarik tablet untuk anak.

Orang tua dapat menekan kemungkinan dari efek negatif yang disebutkan di atas dengan memberikan batasan waktu yang jelas dan seimbang dalam penggunaan gadget termasuk tablet untuk anak. Perlu diingat bahwa anak tetap harus bersosialisasi dengan teman, saudara atau keluarganya dengan permainan yang melibatkan aktivitas fisik yang sangat berguna bagi perkembangan motoriknya. Interaksi antara orang tua dan anak secara langsung yang terjalin jauh lebih baik dan berharga yang tak dapat tergantikan bahkan oleh gadget elektronik sekalipun.


Sumber bacaan : psychologytoday.com, healthland.time.com

Atas dasar itu, kami tergerak untuk melakukan kegiatan kegiatan parenting dan bermain bersama anak anak. Melalui GPH ini, in sya Allah mimpi kami adalah:
1. Mengadakan kegiatan parenting untuk warga sekitar minimal 1 tahun 1 kali.
2. Mengadakan kegiatan bermain bersama anak anak, seperti mendongeng, menggambar, berkreasi, dll minimal 1 tahun 2 kali.

Bismillah, resolusi 2018 keluarga kami "Griya Piwulang HaDe", Rumah Parenting, Rumah Ramah Anak. 













Aksi - A Home Team

Dagdigdug menanti pengumuman kelulusan, setelah pekan kemarin zoom terakhir gabungan di kelas A Home Team bareng Ibu Septi, Masha Allah tera...